Saat Lebaran Kota Jadi Sepi….



Fenomena yang selalu berulang dari tahun ke tahun, yaitu kelengangan, lenyapnya hiruk piruk orang yang berlalu lalang, kemacetan, jual beli, kota yang biasanya tak pernah tidur. Kalau sudah begini, kota-kota besar seperti mati, tak ada aktivitas yang dinamis. Sepi segala…

Penghuninya satu persatu pulang ke kampung halaman masing-masing, membawa suka cita hasil setahun berlelah-lelah di kota besar. Bahagia berkumpul dengan sanak saudara, meski setelahnya mereka harus kembali dengan segala kelelahan, baik fisik maupun kantong🙂 maklum negeri ini masih minim fasilitas yang nyamani… pun salery penduduknya masih berkisaran pada kategori pas-pasan….

Tapi bukan hal itu yang ingin saya kisahkan, tapi kesepian yang merayapi kota acapkali perhelatan Idul Fitri digelar… Bukankah itu menandakan bahwa sesungguhnya jantung ibu kota itu bisa berdenyut dengan irama yang bergairah, berkat ada dan hadirnya orang-orang yang datang untuk mengadu nasib di kota?

Kalau memang demikian, mengapa pemerintah kota harus mengharamkan para pendatang? Tidakkah bisa menyadari bahwa pada hakikatnya penduduk asli kota membutuhkan kehadiran mereka? Tidak hanya sebagai pelengkap lebih dari itu sebagai penghangat malah…

Buktinya saat lebaran kota jadi sepi……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s