Telor en Tukang Nasi GoreNG


Nah kalau ada nasi sisa yang ga habis, besok paginya ibu ibu suka mengolahnya menjadi menu yang sudah amat terkenal di hampir seluruh belahan penjuru tanah air. Namanya Nasi Goreng…

Kalau lagi bokek alias tanggung bulan, ga pagi ga malam menu yang paling hemat, paling praktis yang sering dijadikan alternatif menu favorit yaa.. itu tadi, nasi goreng…..

Pokoke nasi goreng sudah jadi menu yang famous n familier dehh… ga ngenal gender, ga ngenal kasta… ga kenal ras… semua suka, kesimpulannya dia adalah jenis santapan yang netral. Penikmatnya yang kaya ga jadi jatuh gengsi, yang kismin juga ga jadi naik gengsi… 😀

Makanya dia bisa tersedia dimana saja, mulai dari restoran yang mewah sampai ke tepian jalan tempat dimana pedagang kaki lima biasa mangkal. Dan telah menjadi satu hidangan yang selalu laris manis terjual habis. Setidaknya begitulah pengakuan yang didapat dari salah seorang penjual nasi goreng langganan saya.

“Boleh tahu ga bang dalam semalam berapa omset yang bisa dibawa pulang ?” tanya saya iseng. “Yahh… paling tidak, 2 kg telorlah…” jawab si abang penjual nasi goreng. “Maksudnya…?” tanya saya lagi bingung.

“Tinggal hitung saja, 1 kg telor ayam itu isinya berapa?” katanya lagi dengan santai. Sejenak saya termenung, 1 kg paling tidak berisi 16 butir kalau 2 kg berarti 32 butir… mmm… Jadi itu maksudnya, 32 butir telur sama dengan 32 piring x Rp. 10.000 = Rp. 320.000,- Hehe, ngerti deh maksudnya, bisik hati saya…

“Gimana udah ketemu jawabannya?” Tanya si abang pejual nasi goreng sambil mengangsungkan 2 bungkus nasi goreng pesanan saya. “Sudah bang…, pegel juga ya bang?” kata saya lagi. “Yaa, begitulah….” jawab si penjual nasi goreng sambil terseyum…. 🙂

“Terima kasih bang…” kata saya, malam itu bertambah satu ilmu saya, yaitu ilmu menghitung pendapatan penjual nasi goreng, statistiknya sederhana tinggal hitung jumlah telor ayam yang habis terceplok. Gampang khan??? 😀

2 pemikiran pada “Telor en Tukang Nasi GoreNG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s