Nyanyian Cemara…


Ujung-ujungnya Ara merasa lelah sendiri,  sebagai perempuan normal pada akhirnya dia membutuhkan juga seseorang yang bisa diajak bertukar pikiran, berbagi suka duka atau sekedar menitipkan lelah di bahunya… Tapi keinginannya itu sepertinya tak akan pernah terwujud, sebab selalu saja terjadi ketaksesuaian rasa antara keinginan dan kenyataannya yang datang menghampiri.

Pasalnya sekalinya dia menyukai seseorang, orang yang diinginkannya tidak menginginkannya, malah sebaliknya yang selalu terjadi, kalau sudah begini bagaimana? Untuk urusan hati, cinta, sungguh Ara tak mampu berdamai dengan keadaan.

Apakah itu sama artinya kalau di dunia ini, selamanya aku  tak akan pernah bertemu dengan yang namanya cinta? Pertanyaan serupa itu kerap mendengung jauh di relung hati Ara.

4 tanggapan untuk “Nyanyian Cemara…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s