PadaMu Diam…


Membelah malam….

Meratapi gundah ….

Gelisah resah tak bertepian…

Ingin tumpahkan butir- butir pualam..

Pada gerangan entah hati karam…

Hilang kompas di hutan kecil nan rindang…

Aku lama bertanya pada yang selalu diam…

Aku menuju pada yang diam.,

Aku ada ke dekat pada yang selalu diam…

Sambil takut-takut menanti pecut dihujam…

Aku adalah pewaris dosa dari cerita kelam…

Pelakon, sutradara, penulis scenario…

Dari kisah yang kubuat sendiri…

Sedih, sakit, luka nikmati sendiri…

Sedang suka cita, tiada kan makna bila miliki sendiri…

Bak, bumi, bulan, bintang yang jua selalu berbagi…

Dalam hijau dan terang…

Andai tiada, mana bisa arti terbaca…

Mana bisa jadi teraba, terasa?

Namun dalam  diam…

Aku kan selalu menuju padamu diam…

Meski diam-diam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s