Waktu dan Diam…


Waktu berjalan dengan kepenatan…

Diam memanggul saratnya beban…

Kepala tertunduk, sepasang mata mengatup…

Ohh, hari-hari yang melayang dalam kelunglaian…

Tolong bangkitkan aku…

Beri setitik saja…, sedikit dari ceriamu…

Aku rindu bercakap-cakap di bawah remangnya rembulan…

Wajahmu yang terlihat kemilau oleh pancaran kasih…

Seketika membuatku merasa memiliki wadah…

Wadah untuk rebahkan segala bentuk rasa…

Namun, saat ini waktu kembali dalam diam…

Musim memeluk gigil seperti salju jatuh mencumbu dahan…

Hijau,  putih, sepi…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s