Sebuah Kenyataan


Saat muda segar, tampan, cantik namun penuh dengan kebodohan, tak memiliki keberanian dan minim pengetahuan untuk memilih jalan mana yang terbaik untuk melalui atau mengejar sesuatu yang terbaik bagi hidup yang dimiliki..

Ketika tua layu, ketampanan dan kecantikan memudar, tiada lagi bodoh lebih percaya diri dan tahu dengan pasti mana jalan yang harus ditempuh dan dilalui, pun kian berani menghadapi segala tantangan hid

Namun waktu berkata lain….

Kesempatan yang terhampar luas telah tersia-siakan oleh kebodohan dan ketidaktahuan masa muda. Dan baru tersadar saat senja usia datang, saat mata kian mampu melihat semua kemungkinan terbaik yang telah terabaikan…

Begitulah hidup, kadang menempatkan kita pada kondisi dan waktu yang salah. Dan hanya sedikit orang saja yang menyadari hal itu, hanya sedikit orang juga yang mau dengan berani menempuh jalan kebaikan dan kebenaran…

Selebihnya lagi adalah orang-orang yang benar-benar tidak memahami dan mengerti. Lebih bersikap menunggu dan menanti, padahal  hari ini seumur hidup tidak akan pernah kembali lagi..

Maka inginkah anda menjadi orang-orang yang bisa memiliki kesempatan dan meraihnya, tanpa menyesali dan baru  menyadari manakala  semua sudah lewat dan anda tak kan mampu untuk meraihnya lagi…..

2 pemikiran pada “Sebuah Kenyataan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s