Sebuah Hati Untuk Adisti..


 

"Adis..." sebuah sapaan lembut mampir ketelinga Adisti, gadis itu pun menoleh tatapannya langsung bertemu dengan sepasang mata yang lembut dan bersahabat. "Raga?" Lelaki itu mengangguk menghampiri Adisti. "Iya ini aku Raga..." sambil mengangsurkan tangannya. "Apa kabar Dis..? lanjutnya.

Untuk beberapa jenak, Adisti termangu karena belum begitu yakin pada apa yang ada di hadapannya. “Heii…” Teguran kecil membangunkannya. “Ehh, ooh maaf, maafkan Raga. Aku harus cepat-cepat kembali…” Akhirnya Adisti kembali kepada kesadarannya dan buru-buru pamit. “Tunggu sebentar Dis, kamu belum jawab pertanyaanku…” Raga berusaha menahan kepergian Adisti.
“Oya, aku baik-baik saja Ga… Sudah ya, aku benar2 harus cepat kembali..!?” Jawab Adisti cepat, secepat langkahnya. Meninggalkan Raga yang menatapnya dengan kecewa… Sekilas Adisti menangkap kesan itu. “Maafkan aku Raga…” Hatinya berbisik lunglai..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s