Cindai – Siti Nurhaliza


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Cindailah mana tidak terkias
jalin yang lalu rentak beribu
bagailah mana hendak berhias
cerminku retak seribu

mendendang unggas liar dihutan
jalan yang tinggal jangan berliku
tilamku emas cadarnya intan
berbantal lengan tidurku

hias cempaka kenangan terbias
mekarnya kuntum nak idam kumbang
puasku jaga sibunga impian
gugurnya sebelum berkembang

hendaklah-hendak hendak kurasa (kan sayang)
puncaknya gunung hendak ditawan
tidaklah tidak tidak ku daya (kan sayang)
tingginya tidak terlawan

janganlah jangan jangan ku hiba (kan sayang)
derita hati jangan dikenang
bukanlah bukan bukan kupinta (kan sayang)
merajuk bukan kepanjangan

akar beringin tidak berbatas
cuma bersilang pauk ditepi
bidukku lilin layarnya kertas
seberang laut berapi

kurindang lagu bergema takbir
piung bernyanyi pohonan jati
bertanam tebu dipinggir bibir
tepung berduri dihati

lama memutih pawana menerpa
langit membiru awan bertali
bukan dirintih pada siapa
menunggu sinarkan kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s