Bingkai Hati Yang Terluka…


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

“Aku ga percaya kamu ga memberi imbalan apa pun, untuk semua materi yang dia berikan selama ini.. ” suara Arga terdengar sinis, sesinis tatapannya..

“Apa maksudmu..?!’ Tanya Titis, dengan nada tinggi.. Dia bisa mencium gelagat tak sedap dari sikap Arga..
“Yach.. Semacam barter, atau balas jasalah..’ “Jawab Arga dengan nada yang tak kalah sinis dari sebelumnya.

“Apa?!” kejar Titis dengan suara meradang .
“Ties.. Ties.. Kau itu bukan anak kecil lagi, tak usah berlaga lugu..” Sambung Arga lagi, sambil menatap tajam ke arah bagian tertentu dari tubuh Tities.

“Kurang ajar..!” Tities tak bisa lagi menahan kemarahannya.
Dilayangkan kedua tangannya kearah dada Arga. Namun dengan sigap Arga menangkapnya. Seraya berbisik..

“Buktikan kalau kau memang gadis baik2, buktikan kalau selama ini kau tak menjual diri..” Sungut Arga, sambil mencengkram Tities kuat-kuat..

Sekuat tenaga, Tities berusaha melepaskan diri, namun usahanya sia-sia.
Kemarahan dan setan yang ada di otak pemuda itu, membuatnya bak monster yang siap untuk melumatkan apa saja.
Apalagi hanya seorang Tities.. Seorang perempuan..

“Maafkan aku Ties..! Maafkan aku..!”
Percuma saja, setelah kejadian itu. Tities seolah hilang ditelan bumi..
Begitu pun Arga, dia mendapati dirinya pun hilang, ditelan penyesalan dan rasa bersalah yang tak berkesudahan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s