Malam di Desa Impian…


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sunyi adalah teman biasa…
Begitu jua dingin dan gelap..
Diri terpagut seperti papa penuh nelangsa…
Bukan karena sengsara..
Tapi haru..
Dalam senguk syahdu..
Wahai Engkau yang bersemayam dalam nyawa..
Mengapa di desaMu, langit teramat kelam?
Mengapa, begitu banyak bintang..?
LangitMu sampai tak muat..
Malam di sini memang beda, benar benar gelap..
benar benar senyap..
Karena itukah, ramai kerlip begitu nyata terlihat?
Malam di desa impian…
Hampir, aku tak percaya, ini bumi yang sama..
Seperti malam di belahan waktu waktu lalu,
saat dulu pernah kuberpijak…

3 pemikiran pada “Malam di Desa Impian…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s