Awan menatap merana….



 

 

 

 

 

 

Awan menatap dengan merana…

Bergulung terbang menjauh dari bulatan…

Hitam meleleh menyentuh relung…

Bulir jatuh satu-satu menyentuh kekosongan ruang nan panjang…

Duhai huma tak berselasar, aku ingin berteduh diterasmu..

Sembunyi dalam gelap dan sepinya awanmu…

DINGIN MELUMAT HABIS KEMILAUMU…

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s