GAJI PENSIUN GOLONGAN II SEBESAR RP 500 JUTA, GOLONGAN III SEBESAR RP 1 MILIAR, DAN GOLONGAN IV SEBESAR RP 1,5 MILIAR

Posted: Oktober 14, 2012 in PROFESI

Telah beredar SMS tentang Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang isinya sebagian tidak sesuai dengan dengan Undang Aparatur Sipil Negara (ASN). SMS tersebut berbunyi “UU ASN telah disahkan DPR. Dengan diundangkannya UU tersebut, maka bagi PNS per 1 Januari 2013 belum pensiun akan dilantik sebagai aparatur sipil negara. Untuk staf,eselon III & IV akan pensiun pada usia 58 tahun. Sedangkan untuk eselon I dan II akan pensiun pada usia 60 tahun. Dengan diundangkannya UU ASN, maka tidak ada lagi PNS.Mereka akan dilantik sebagai ASN pada tanggal 1 Januari 2013 mendatang. ASN terdiri dari PNS dan PTT.Selanjutnya, untuk gaji pensiun akan dibayar sekaligus pada Oktober ini.Untuk golongan 2, akan mendapatkan Rp500 juta, golongan 3 mendapatkan Rp1 miliar, dan golongan 4 sebesar Rp1,5 miliar dengan masa kerja 20 tahun ke atas”.
Dalam kesempatan ini perlu saya sampaikan beberapa hal pokok dalam RUU ASN sebagai berikut:

1. Pegawai ASN terdiri dari: a. PNS dan b. Pegawai Tidak Tetap Pemerintah (sehingga bagi PNS yang sudah ada praktik menjadi pegawai ASN tidak perlu/mungkin diberhentikan dulu dan dilantik ulang menjadi pegawai ASN)
2. Menurut Rancangan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN), Usia pensiun bagi Jabatan Administrasi atau pegawai eselon III ke bawah direncakan 58 (lima puluh delapan) tahun. Sedangkan Usia pensiun bagi Jabatan Eksekutif atau Senior atau eseleon II adalah 60 (enam puluh) tahun. Adapun Usia pensiun bagi Jabatan Fungsional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
3. Pensiun PNS dan pensiun janda/duda PNS diberikan sebagai jaminan hari tua dan sebagai penghargaan atas pengabdian PNS. Pengelolaan dana pensiun diselenggarakan oleh pihak ketiga berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.Ketentuan lebih lanjut mengenai pensiun PNS diatur dengan Peraturan Pemerintah.
4. KORPRI diganti dengan Korps Pegawai ASN Republik Indonesia (Dengan demikian PNS yang tahun ini beli batik KORPRI yang baru kemungkinan tahun depan batik diganti lagi dengan batik KPASNRI

Posted in: 5 miliar,dan golongan IV sebesar Rp1,gaji pensiun golongan II sebesar Rp500 juta,golongan III sebesar Rp1 miliar

Komentar
  1. Edyrahman mengatakan:

    saya setuju dengan ini karena dengan gaji segitu maka PNS khususnyaa guru akan sejahtera

    • dytautamie mengatakan:

      @edyrahman… kalo guru mah udah sejahtera kali ya.. selain tunjangan fungsional yg lumayan masih ditambah lagi sm uang sertifikasi yg juga lumayan… klo saya sie, kalo mmng ada uang pensiun yg sebesar itu skrang ni… mk sy akan cepat2 ngajuin pensiun dini kali yaa…wkwkwkwkw btw thx ya cmntnya.. :)

    • jamal medewi mengatakan:

      INFO PEMBOHONGAN PABLIK,TIDAK ADA 1 PASALPUN YG MENYTAKAN DPT PESANGON BG GOL:II 500 JT, GOL:III 1 M, GOL IV 1.5 M BOHONG BESAR TLG YG MMBUAT PERNYATAAN TSB JNGN DIDIK ANAK BNGSA MENJADI PENGHAYAL KLS BERAT, JIKA QT BC N FAHAMI, RUU ASN MENGNAI DANA PENSIUN MAX.HANYA 80 – 120 JT KL.ITU BARU KEMUNGKNAN BENAR, KASIHAN ANAK BANGSA SUKA MENGHAYAL N BERTOPANG DAGU MIMPI REPUBLIK MIMPI

  2. Corry Kaporoh mengatakan:

    Setuju banget, kalu pensiun dibayarkan sekaligus, Bisa buka usaha dan mengatasi pengangguran,

    • dytautamie mengatakan:

      iya,,@corry, ak jga setuju banged, makanya cepet2 deh direalisasikan, drpd ak liat mrk yg skrang ini mnrima pensiun bulanan toch setelah pensiun mereka tetap berutang pada bank2 pemerintah dengan bunga yg besar, lbih baik pensiun diberikan langsung, biar uang pensiunnya dr awal dikelola sendiri… ya gag… tapi kapan yaaa… SAATNYAAAA DIBUKTIKAN… :D

  3. yudse mengatakan:

    daftar…….. masa kreja 21 thn.. gol IV/b…..

    • dytautamie mengatakan:

      @Yudse… Maksudnya apa ya? Kalau golongan VI mah bisa dapat sampai 1,5 Milyar tuu… dan masa kerja sudah 21 thn, pak Yudse sdh bisa mengajukan pensiun dini… Gmn mau? Heheheh

  4. IIK mengatakan:

    Wah………mending pensiun dini …..tapi kapan ya…………PNS bisa begitu tdk cuma isue isue belaka………….

    • dytautamie mengatakan:

      @Iik.. iya ak jga pengen pensiun dini, mdh2an bukan isue coz keknya bila peraturan ini diberlakukan akan menguntungkan 2 belah pihak, pemerintah n pns… Paling ga bisa mengurangi beban keuangan negara n merampingkan pns yg ga produktif… yach, saya doakan semoga november ini peraturan itu bisa disyahkan dan di undangkan… Aamiin… Aamiin.. Aamiin…. :)

  5. jakawijaya mengatakan:

    saya gak setuju karena baru isu belum ada kepastiannya

  6. anya mengatakan:

    Duit apbn Cuma diabisin untuk byr gaji n pensiunan pns aja… pembangunan masi kg merata diseluruh daerah… tingkat pendidikan juga ga lebih baik walaupun guru2 sdh dpt tunjangan besar… makin malas aja tar sarjana2 muda untuk berwiraswasta…smua berlomba dftr pns… en kebanyakan kinerja pns juga masi jauh dibawah standard…harus nya klo gaji pns dinaikkan kinerja nya juga brtambah… en pelayanan ke masyarakat nya lebih baik…en satu lagi…penyaringan cpns lebih diperketat dgn benar2 menerima cpns yg lebih berbobot en bisa kerja…

    • dytautamie mengatakan:

      @anya… ada baiknya menyimak tulisan berikut ini… yang saya kutip dari Kompasindo..

      Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) Azwar Abubakar sebelumnya pernah berkomentar ; Sekitar 95 persen dari total 4,7 juta pegawai negeri sipil di Indonesia tidak memiliki kompetensi di bidangnya. “Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen pegawai negeri sipil (PNS) berbagai golongan belum memiliki kapasitas,” katanya. (REPUBLIKA.,Kamis, 01 Maret 2012)

      Mungkin MENPAN-RB Kita mencoba mendorong PNS untuk lebih Disiplin dan Profesional dalam melayani masyarakat. Memang melihat latar belakang/animo masyarakat untuk/ingin menjadi PNS, kadangkala ada pihak keluarga/calon berani bayar mahal untuk bisa diterima sebagai pegawai, apakah hal ini oleh sebab (rahasia umum/maaf tanpa maksud berprasangka buruk ) karena :

      1.Meningkatkan status sosial dimasyarakat, sekalipun hanya sebagai pegawai kecil,

      2.Kerja hambar, tanggung jawabpun terasa ringan; waktu luang digunakan untuk hal-hal mencari penghasilan lain,

      3.Terhindar dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara masal, sekalipun Departemen tempat bekerja tidak menguntungkan atau merugi, terhindar dari PHK sepihak, sekalipun pegawai melakukan pelanggaran disiplin, seperti; sering mangkir, malas-malasan, minus loyalitas pada atasan maupun perusahaan dan masih banyak lagi.

      4.Terhindar dari target kerja mengejar laba perusahaan.

      5.Menerima uang pensiun sampai akhir hayatnya, diteruskan pada Isteri (jandanya) atau Suami (dudanya) sampai ke anak-anaknya; 3 (tiga) generasi menjadi beban negara.

      6.Di usia pensiun, besar kemungkinan/bisa dipekerjakan kembali (alih daya) dengan upah honor.

      Terkesan rileks, menguntungkan sekaligus membanggakan, karena hampir tidak diketemukan resiko, seperti ; keletihan bekerja seharian terus menerus atau berhenti kerja (PHK) ditengah jalan, dalam menjalani profesi sebagai PNS.

      Kali ini MENPAN-RB kita kembali berucap : “…anggaran pensiun yang dibutuhkan pemerintah setiap tahun mencapai Rp. 60 triliun untuk 130.000 pegawai…sekitar 3 % dari keseluruhan jumlah pegawai negeri sipil di Indonesia. Diperhitungkan belasan tahun lagi Rp. 160 triliun. Orang mau jadi PNS karena dapat pensiun, kerjanya tidak mau rajin. Kedepan pensiun bisa seperti sekarang atau seperti di swasta,” ujarnya. (WARTAKOTA.,Kamis, 11/10/2012)

      Kemungkinan ulasan diatas apakah berlaku pula buat peminat/calon atau anggota POLRI dan TNI, apakah juga tidak memiliki kompentensi? Dan atau mereka juga akan menerima dana pensiun tunai? hal ini perlu pemikiran serius untuk pengkajian kedepan, juga diperlukan revisi kembali aturan main pembayaran tunjangan pensiun.

      Apakah skema pembayaran uang pensiun dapat diterapkan? sebagai analisa sederhana cara pembayaran tanggungan bagi pensiunan bisa saja dilaksanakan, dengan cara :

      Uang pensiun hanya dibayarkan bagi si pensiun itu sendiri, bila wafat maka akan stop uang pensiunnya.

      Penawaran/pilihan bagi pensiunan, dibayar bertahap saat pensiun, dalam arti tidak sekaligus Tunai ;

      – hasil perhitungan terima uang pensiun 500 juta., maka dibayar secara angsur selama 1-3 tahun sampai lunas.

      – setelah hasil perhitungan terima uang pensiun 500 juta., akan dibayarkan/angsur perbulan beserta bunganya sampai lunas.

      jika wafat maka dicairkanlah sisanya yang diterima oleh ahli waris.

      Dengan adanya wacana skema pemberian dana pensiun bagi PNS sangat masuk akal bisa mengurangi beban Negara dalam menetapkan APBN kedepan. Hal ini dimungkinkan dengan meningkatkan pertumbuhan dan memperkuat stabilitas ekonomi dan politik dalam negeri, caranya? Para pelaku bisnis dan pakar ekonomi juga rakyat negeri ini harus bersama-sama berkomitmen/mereformasi budaya malas kerja untuk membangun kesinambungan bagi kelanjutan usaha/perekonomian bumi pertiiwi.

      Karena keuangan negara mungkin akan semakin membengkak/berat terbebani, dengan sistem pembayaran pensiunan konvensional seperti sekarang ini. Sangat positif bila diberlakukan, sebab pelaku bisnis pemerintah dan swasta akan berkompetisi menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan dan terukur dalam menjalani eksisitas kehidupan sosial ekonomi di masyarakat, khusus para pensiunan semoga tetap berandil besar dalam menciptakan. Budaya Kerja Semangat, Besar dan Maju.

  7. khairul bahri mengatakan:

    semua penjelasan diatas sangat bagus, dimana para pensiunan pegawai mendapat perghargaan, karena setelah sekian lama bekerja sebagai pns,bekerja untuk negri, pns juga berhak menerima tunjangan tersebut, sebagai ungkapan terima kasih negara kepadanya,

    • dytautamie mengatakan:

      @khairul bahri.. Iya apalg kpd mrk yg benar2mengabdi, dan mrk telah melemati perjalann panjang dr gaji yg amat tdk memadai hngga skrng lbh sdkt dihargai.. Dulu mana ada yg tertarik jd pns.. Gaji kecil mak.. dan untk guru.. kn ada lguny tuh umar bahri umar bahri ekh salah umar bakri … Hehehe

  8. nizam mengatakan:

    Ya…..namanya undang-undang pasti ada pro and kontra, biasa lah kali ya. Pemikiran yang bagus sekali tentang ASN itu..artinya akan ada SDM yang berlomba-lomba untuk berkompetensi dibidangnya masing2. Sehingga secara langsung maupun tidak langsung mengurangi angka KORUPSI…..sehingga anak cucu yang dibelakangnya dapat menikmatinya lagi……..Goooooooooood ……

  9. jamal medewi mengatakan:

    LAGI-LAGI KUMOHON JANGAN MUDAH INTERPRETASI YANG DPT MENYESATKAN BANYAK KALANGAN, SUKA MENGHAYAL, KERJA, KERJA,KERJA YG RAJIN USAHA YG KUAT BISNIS YG OK BARU BS NGEDAPETI 1.5 M

  10. mustaqim mengatakan:

    apakah benar adanya kabar tentang pembayaran lunas pensiun pns yh? tolong share dong

  11. coy mengatakan:

    Tidak ada tuh

  12. mendingan sistemnya seperti jual beli aja, kalo memang pemerintah keberatan bayar pensiun PNS, diganti dengan kerja kontrak melibatkan seluruh rakyat Indonesia yang lolos uji performa, semua jenis kerjaan baik kualitas dan kuantitas dilelang atau dijual kepada masyarakat, setelah dites performanya baru suruh kerja sistem pembayaran dengan cara termin 1, 2 dst sampai pekerjaan selesai, jadi pemerintah nggak lagi mikirin dana pensiun pns

  13. Nellyamelia mengatakan:

    tapi yg jelas dan nyatai ini benar benar sangat membantu para pensiunan dari jeratan para rentenir yg berkeliaran di tiap bank dan kantor pos tempat pembayaran pensiuanan

  14. Praja Wibawa mengatakan:

    Yah,.boro-boro dapet pesangon ratusan juta apalagi yang milyaran buat bayar utang negara aja msh berklanjutan bagaimana genarasi bangsa ini kedepan klo udah di rasuki gaya angan2 dan harapan tak jelas.

  15. Praja Wibawa mengatakan:

    Hufs..jangankan dapat dana pension ratusan juta ato milyaran Untuk bayar hutang Negara aja msh berkepanjngan msh bnyak rakyat miskin yg butuh bantuan berpikir logis aja dech generasi bangsa jangan di cekoki hayalan,harapan tak pasti.

    • dytautamie mengatakan:

      @praja… maksud pmrintah kan pengin menghemat… biar ga harus mbyar gaji orang yang udh ga kerja lgi trus diwariskan lagi ke suami atau istrinya kalo kelak si penerima pensiun wafat belum lagi kalo keturunannya ternya masih kecil atau balita… kan hsz bayar smpe mreka usia 25 tahun… km ngerti ga mksudnya…

  16. rakasiwi mengatakan:

    sekumpulan orang2 bodoh yg suka bnyk bicara dan menghayal

  17. home design ideas mengatakan:

    ini berita dari mana? anda wartawan ya? makasih ya infonya

  18. puji mengatakan:

    duite sopo sing nggo mbayar?

  19. karuhun mengatakan:

    ya ada tuh tinggal baca:
    SALINAN
    PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
    NOMOR 50/PMK.010/2012
    TENTANG

    PERUBAHAN KETIGA ATAS KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN
    NOMOR 343/KMK.017/1998 TENTANG IURAN DAN MANFAAT PENSIUN

  20. rezza mengatakan:

    mudah2n aja bnr,menurt sy yang harus di beri pesangon itu pensiunan janda/duda dlu..sy sangat stuju !

  21. cheipywinner mengatakan:

    MIMPIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII KALIEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

  22. Ondel Ondel mengatakan:

    PT.ROYAL PREMIER INTERNATIONAL perusahaan yang bergerak di bidang Investasi Properti, Kami mengusung program khusus untuk para Investor yang pasti kami memberikan suatu konsep yang menarik dan paling menguntungkan http://www.ondelondeljakarta.com/investasi-properti-condotel-yogyakartavilla-balivillatel-bali.html

  23. petrus mengatakan:

    saya pernah baca peraturan pembayaran gaji pensiun dr menkeu dan dengar dengar menkeuanya diganti sekarang ini terus bagaimana kelanjutanya bak

  24. Bombana top mengatakan:

    Permisi brow…?izin gabung..!

  25. agung m mengatakan:

    waaah…kalu benar ..oke juga itu untuk diperjuangkan…

  26. shiela boedi mengatakan:

    pret pret prettttttttttttttttttttttttttttttttt………….

  27. Agus Salim mengatakan:

    Saya rasa pemerintah mampu membayar gaji pensiun sekaligus seperti yg di isukan selama ini, …. apalagi para pejabat yang nakal tidak lagi korupsi, …. saya sangat setuju apabila koruptor diatas Rp.500 juta di hukum berat, … misal dihukum se umur hidup, kalo lebih Rp, 500 juta di hukum mati di muka kalayak umum seperti di Hongkong, … supaya para pejabat bekerja dengan hati” dan sembrono, … pejabat adalah org yg ngerti UU ato peraturan, … kalo org mencuri ayam dihukum ringan wajar karena dia mungkin bukan org intelek/ berpendidikan, … semoga pensiunan ASN digaji sekaligus karena kalo di bayar sekaligus pemerintah udah tudak lagi ngurusi administrasi pensiunan tersebut ….

  28. andy mengatakan:

    aku sangat setuju sekali “mbak dytautamieeeee”. PNS mana yg gak mau di kasih pesangon 1 MILYAR bahkan lebih, tapi coba kita berpikir realistis hutang negara aja masih banyak masak mau kasih pesangon MILYARAN, bisa2 pulau yang aku tempati sekarang (sumatera) bisa tergadai buat bayar pesangon PNS. haahaahaahaa. please BANGUN dari MIMPI mu Mbak DYTAUTAME

  29. silvia mengatakan:

    stujuuu hihihi ^^

  30. Vera mengatakan:

    Setuju banget pensiun dini, karena kasian kalau dibayar perbulan jg masih banyak potongan utang ke Bank karena gak cukup, kl dibayar lunas bisa buat modal hidup /roda kehidupan berputar terus

    • dyta mengatakan:

      iya saya juga setuju banget @vera jadi kita doa saja semoga kebijakan tentang pembayaran sekaligus seperti yang disampaikan oleh Bpk Agus D.W. Martowardojo selaku Menteri Keuangan RI telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.010/2012 tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor 343/KMK.017/1998 tentang Iuran dan Manfaat Pensiun, bisa terwujud dan jangan dipleset-plesetkan lagi. aamiin….

      • ulung hardiman mengatakan:

        jadi keputusan pemerintah yg gaji pensiun di bayar tuntas itu isu atau beneran..?
        jangan bikin bingung masyarakat…..???

      • dyta mengatakan:

        maunya si beneran tapi katany msh dlm tahap penggodokan dan sosialisai… kepastiaanny denger awal thn 2016… bgtu info yg saya terima bapak ulung hardiman… ok? tks atas kunjungannya

  31. herry ariantho mengatakan:

    Slmt sore, mhon maaf mhon informasi, klau untuk gaji pensiunan polri’ bisa pak..! Gaji poko yg kterima skrang Rp. 1.150.000, Brpa Rp. Bisa kterima ? Untuk usia yg menerima pensiun sekira 60th, mhon maaf mhon informasi’ dan mhon petunjut trmksh

    • dyta mengatakan:

      Sebagaimana PNS maka PN Polri kemungkinan akan menerima hal yang sama yaitu menerima uang pesiun sekaligus atau bertahap hanya untuk anggota POLRI dan TNI, memerlukan pemikiran serius/pengkajian kedepan, karena masih ada revisi kembali aturan main pembayaran tunjangan pensiun.
      Tapi mungkin jumlahnya kurang atau sama dengan 500 juta. Begitu kira-kira informasi yang dapat saya sampaikan pak Heri… semoga bermanfaat dan mari kita sama2 berdoa, agar peraturan tentang pembayaran pensiun tunai dpt segera terlaksana. Aamiin….

      Apakah skema pembayaran uang pensiun dapat diterapkan? sebagai analisa sederhana cara pembayaran tanggungan bagi pensiunan bisa saja dilaksanakan, dengan cara :

  32. rostia mengatakan:

    Kl pensiunan umur 65th masa kerja 32th golongan 2b brmohon untk menarik gaji keseluruhan g.mn cara.x tolong d.jawab

    • dyta mengatakan:

      Kalau usia bapak sekarang 65 th, berarti bapak sudah menjalani masa pensiun selama 9 thn, untuk bapak akan berlaku penghitungan sbb:

      Dalam PMK No. 50/2012, diatur tentang Dana Pensiun yang menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti yang membayarkan manfaat pensiunnya dengan menggunakan rumus bulanan maupun rumus sekaligus.Dalam hal Manfaat Pensiun yang sedang berjalan/telah diterima setiap bulan oleh pensiunan, janda/duda atau anak yang besarnya kurang dari atau sama dengan Rp.1.500.000,- Nilai Sekarang dari Manfaat Pensiun yang belum dibayarkan tersebut dapat dibayarkan secara sekaligus.

      Contoh : Bp.A telah pensiun sejak th. 2005 dan setiap bulannya dibayarkan MP sebesar Rp.1.125.000,- saat ini menginginkan manfaat pensiunnya dibayarkan sekaligus, berapa jumlah MP Sekaligus yang dapat dibayarkan kepada Bp A.

      Perhitungan Manfaat Pensiun Sekaligus = Faktor Nilai Sekarang (FNS) x MP sebulan
      – FNS pada usia 60 tahun : 130.919048
      – MP sebulan : Rp. 1.125.000,-
      (FNS = Faktor pada Tabel Nilai Sekarang untuk Konversi Sekaligus Manfaat Pensiun berdasarkan usia peserta & janda/duda).

      MP Sekaligus : 130.919048 x Rp 1.125.000,- = Rp. 147.283.930,-

      Jadi MP Sekaligus yang dapat dibayarkan kepada Bp A sebesar Rp 147.283.930,-
      (catatan : dalam hal ini Bp.A telah menikmati manfaat pensiun bulanan yang telah dibayarkan/berajalan selama kurang lebih 7 tahun).
      Demikian, semoga bermanfaat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s